Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Tuesday, March 15, 2011

100 Kalimat Terbaik Dalam Lirik Lagu Iwan Fals

Berikut ini 100 Kalimat Terbaik Dalam Lirik Lagu Iwan Fals


1. “Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”.
(Puing – album Sarjana Muda 1981)
2. “Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”.
(Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)
3. “Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”.
(Galang Rambu Anarki – album Opini 1982)
4. “Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”.
(Maaf Cintaku – album Sugali 1984)
5. “Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”.
(Berkacalah Jakarta – album Sugali 1984)
6. “Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”.
(Cik – album Sore Tugu Pancoran 1985)
7. “Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”.
(Entah – album Ethiopia 1986)
8. “Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”.
(Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang – album Ethiopia 1986)
9. “Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”.
(Ya Ya Ya Oh Ya – album Aku Sayang Kamu 1986)
10. “Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”.
(Selamat Tinggal Malam – album Aku Sayang Kamu 1986)
11. “Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”.
(Kota – album Aku Sayang Kamu 1986)
12. “Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”.
(Lancar – album Lancar 1987)
13. “Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”.
(Surat Buat Wakil Rakyat – album Wakil Rakyat 1987)
14. “Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”.
(Nak – album 1910 1988)
15. “Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”.
(Mimpi Yang Terbeli – album 1910 1988)
16. “Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”.
(Ibu – album 1910 1988)
17. “Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”.
(Buku Ini Aku Pinjam – album 1910 1988)
18. “Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”.
(Ada Lagi Yang Mati – album 1910 1988)
19. “Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”.
(Perempuan Malam – album Mata Dewa 1989)
20. “Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”.
(Nona – album Mata Dewa 1989)
——————————————————–
21. “Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”.
(Oh Ya! – album Swami 1989)
22. “Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”.
(Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) – album Swami 1989)
23. “Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”.
(Condet – album Swami 1989)
24. “Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”.
(Bongkar – album Swami 1989)
25. “Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”.
(Bongkar – album Swami 1989)
26. “Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”.
(Bongkar – album Swami 1989)
27. “Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”.
(Rajawali – album Kantata Takwa 1990)
28. “Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”.
(Paman Doblang – album Kantata Takwa 1990)
29. “Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”.
(Orang-Orang Kalah – album Kantata Takwa 1990)
30. “Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”.
(Nocturno – album Kantata Takwa 1990)
——————————————————–
31. “Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”.
(Kesaksian – album Kantata Takwa 1990)
32. “Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”.
(Kantata Takwa – album Kantata Takwa 1990)
33. “Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”.
(Gelisah – album Kantata Takwa 1990)
34. “Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”.
(Air Mata – album Kantata Takwa 1990)
35. “Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”.
(Untuk Bram – album Cikal 1991)
36. “Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”.
(Pulang Kerja – album Cikal 1991)
37. “Dimana kehidupan disitulah jawaban”.
(Alam Malam – album Cikal 1991)
38. “Ada dan tak ada nyatanya ada”.
(Ada – album Cikal 1991)
39. “Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”.
(Nyanyian Jiwa – album Swami Il 1991)
40. “Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”.
(Hio – album Swami Il 1991)
——————————————————–
41. “Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”.
(Di Mata Air Tidak Ada Air Mata – album Belum Ada Judul 1992)
42. “Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”.
(Besar Dan Kecil – album Belum Ada Judul 1992)
43. “Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.
(Aku Disini – album Belum Ada Judul 1992)
44. “Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.
(Lagu Satu – album Hijau 1992)
45. “Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”.
(Lagu Dua – album Hijau 1992)
46. “Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”.
(Lagu Tiga – album Hijau 1992)
47. “Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?”
(Lagu Empat- album Hijau 1992)
48. “Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”.
(Lagu Empat- album Hijau 1992)
49. “Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”.
(Lagu Lima – album Hijau 1992)
50. “Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.
(Karena Kau Bunda Kami – album Dalbo 1993)
51. “Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”.
(Hura Hura Huru Hara – album Dalbo 1993)
52. “Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”.
(Hua Ha Ha – album Dalbo 1993)
53. “Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?”
(Terminal – single 1994)
54. “Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”.
(Satu Satu – album Orang Gila 1994)
55. “Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)
56. “Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)
57. “Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”.
(Doa Dalam Sunyi – album Orang Gila 1994)
58. “Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”.
(Awang Awang – album Orang Gila 1994)
59. “Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”.
(Awang Awang – album Orang Gila 1994)
60. “Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”.
(Nasib Nyamuk – album Anak Wayang 1994)
——————————————————–
61. “Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”.
(Oh – single 1995)
62. “Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”.
(Mata Hati – album Mata Hati 1995)
63. “Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”.
(Lagu Pemanjat – album Lagu Pemanjat 1996)
64. “Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”.
(Songsonglah – album Kantata Samsara 1998)
65. “Berani konsekuen pertanda jantan”.
(Nyanyian Preman – album Kantata Samsara 1998)
66. “Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”.
(Langgam Lawu – album Kantata Samsara 1998)
67. “Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”.
(Lagu Buat Penyaksi – album Kantata Samsara 1998)
68. “Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”.
(Di Ujung Abad – album Suara Hati 2002)
69. “Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”.
(Dendam Damai – album Suara Hati 2002)
70. “Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”.
(Doa – album Suara Hati 2002)
71. “Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”.
(Seperti Matahari – album Suara Hati 2002)
72. “Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”.
(Seperti Matahari – album Suara Hati 2002)
73. “Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”.
(Politik Uang – album Manusia Setengah Dewa 2004)
74. “Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”.
(Para Tentara – album Manusia Setengah Dewa 2004)
75. “Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”.
(Mungkin – album Manusia Setengah Dewa 2004)
76. “Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”.
(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)
77. “Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”.
(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)
78. “Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”.
(Manusia Setengah Dewa – album Manusia Setengah Dewa 2004)
79. “Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”.
(Desa – album Manusia Setengah Dewa 2004)
80. “Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”.
(Dan Orde Paling Baru – album Manusia Setengah Dewa 2004)
——————————————————–
81. “Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”.
(Buktikan – album Manusia Setengah Dewa 2004)
82. “Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”.
(Asik Nggak Asik – album Manusia Setengah Dewa 2004)
83. “Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”.
(17 Juli 1996 – album Manusia Setengah Dewa 2004)
84. “Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”.
(Tanam-Tanam Siram-Siram – single 2006)
85. “Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”.
(Haruskah Pergi – 2006)
86. “Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”.
(Selancar – 2006)
87. “Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”.
(Rubah – album 50:50 2007)
88. “Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”.
(Pulanglah – album 50:50 2007)
89. “Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”.
(KaSaCiMa – album 50:50 2007)
90. “Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”.
(Ikan-Ikan – album 50:50 2007)
——————————————————–
91. “Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”.
(Cemburu – album 50:50 2007)
92. “Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”.
(Kemarau – uncassette)
93. “Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”.
(Joned – uncassette)
94. “Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”.
(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)
95. “Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”.
(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)
96. “Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”.
(Saat Minggu Masih Pagi – uncassette)
97. “Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”.
(Nyatakan Saja – uncassette)
98. “Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”.
(Merdeka – uncassette)
99. “Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”.
(Luka Lama – uncassette)
100. “Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang”.
(Selamat Tinggal Ramadhan – uncassette)

Saturday, March 12, 2011

Eksotisme Flora dan Fauna di "Taman Rahasia Misterius" Borneo (INDONESIA)

Borneo telah lama dikenal dengan reputasinya sebagai "Mysterious Secret Garden". Pulau itu merupakan rumah dari berbagai flora dan fauna yang unik dan eksotis.

Di sana ada ular bernama Dendrelaphis kopsteini. Ular ini bisa memiliki panjang hingga 1,5 meter. Lehernya yang oranye menyatu dengan pola warna-warni terang yang menarik di sekujur tubuhnya.


http://media.vivanews.com/images/2011/03/01/106000_spesies-unik-di-kalimantan--ular-kopstein-bronzeback.jpg
Foto: Gernot Vogel

Bahkan Anggrek liar bernama Thrixpermum erythrolomum adalah salah satu dari 37 spesies anggrek baru yang ditemukan di Trus Madi, Gunung tertinggi Malaysia (2.642 m).

http://media.vivanews.com/images/2011/03/01/106002_spesies-unik-di-kalimantan--thrixspermum-erythrolomum.jpg
Foto: Peter O’Byrne


Ada juga semut baru berwarna coklat kemerahan, bernama Lordomyrma reticulate. Berasal dari Sabah, semut berbulu ini memperkaya khasanah jenis semut yang ada di Asia Tenggara.

http://media.vivanews.com/images/2011/03/01/106003_spesies-unik-di-kalimantan--semut-coklat-berbulu.jpg
Foto: Andrea Lucky


Tak hanya itu, ada pula siput berwarna hijau kekuningan yang panjangnya tiga kali panjang kepalanya sendiri. Siput ini diberi nama Ibycus rachelae.

http://media.vivanews.com/images/2011/03/01/106009_spesies-unik-di-kalimantan--siput-ninja.jpg 
Foto: Menno Schilthuizen 


Atau serangga tongkat (stick insect) terpanjang di dunia. Panjang binatang bernama Phobaeticus chani ini bisa mencapai setengah meter. Ia ditemukan di dekat Gunung Kinabalu Park, Sabah.

http://media.vivanews.com/images/2011/03/01/106010_spesies-unik-di-kalimantan--serangga-terpanjang.jpg
Foto: www.livescience.com


Di sana juga ada kodok bisa melompat dari pohon yang satu ke pohon yang lain, sekaligus mampu berkamuflase seperti bunglon. Ia mampu mengubah warna kulitnya, menyesuaikan diri dengan warna lingkungan sekitar.

http://media.vivanews.com/images/2011/03/01/106011_spesies-unik-di-kalimantan--kodok-bunglon.jpg
Foto: Stefan Hertwig

Sumber :
teknologi.vivanews.com

Monday, March 7, 2011

The Eksklusif Velleleganisme – Toyota Alphard Vellfire 2010


Bagi yang hadir saat gelaran final battle Clas Mild Accelera Auto contest pada 18-19 Desember lalu mungkin melihat tampang Toyota Alphard Vellfire yang nongkrong disalah satu sudut aula Balai Kartini itu sempat terkesima dengan tampialan super elegan yang diusungnya.

Memang sekilas sang pemilik Arief Doplonk tak banyak melakukan ubahan pada MPV mewah ini, oleh karena itu warna dasarnya saja masih original alias belum dicat ulang. Insipirasi dalam memodfikasi Vellfire ini berawal ketika ia banyak melihat mobil-mobil beraliran elegan yang benar-bener eksklusif, alhasil Toyota Alphard Vellfire yang hanya baru beberapa bulan keluar dari dealer ini menjadi wadah sasaran inspirasinya tersebut.


Ubahan ekterior dan interiornya di padu dengan cukup dinamis, di sektor luar ubahan yang cukup signifikan terlihat pada bagian kaki-kakinya terutama di bagian peleknya yang sudah tak menggunakan pelek bawaan pabrik lagi dan digantikan dengan pelek HRE 993 berdimensi 22” yang dipadukan dengan si karet bundar keluaran Toyo. Sedangkan di sektor peredam kejutnya, Arief juga menanamkan 4 point air runner yang dipercaya makin dapat memberikan kenyamanan sekaligus untuk mengakali tampilan cepernya, “kalau mesin mati otomatis akan turun dan merebah ke aspal, namun ketika dihidupkan langsung naik stinggi 25 cm,” ucap pengusaha konveksi yang berasal dari kota Gudeg itu.



Masuk kesektor bodi, guna mengakali tampilan bodinnya ia memilih mengadopsi full varian bodi kit Black byson design yang akhirnya membuat Vellfire ini lebih terlihat benar-benar eksklusif layaknya modifikasi MPV elegan yang banyak dilakukan oleh kalangan anak muda di Jepang. Sedangkan untuk ujung pipa gas buang atau mufflernya ia memilih menggunakan keluaran DAD yang dipadukan dengan design bergaya robot yang terdapat muffler di kedua sisinya.

Tuntas pembahasan ringan mengenai sektor eksteriornya kini giliran beranjak merasakan sensasi interior dari MPV premium ini. Pada kabin tengah, Jok captain seat telah dilengserkan untuk digantikan sebuah TV 3D keluaran Sonny berdimensi 42”, demi menambahkan unsur kemewahaanya, maka tak lupa juga sebuah minibar turut meramikan suasana kabin yang layaknya sebuah lounge mini tersebut apalagi setelah dibalut dengan lapisan kulit yang melekat diselurh sektor kabinnya.
Serasa kurang seru bila memiliki layar TV lebar namun tak ada hiburan, oleh karena itu pria yang juga penghobi balap road race juga menempatkan perangkat games PlayStation 3. “Lumayan sedikit ngilangin jenuh atau teman hiburan diperjalanan, “ candanya. Untuk di depan ubahan yang dilakukan Arief sedikit minim hanya pada shif knob, pedal set dan juga stier yang semuanya berasal dari DAD.
Sektor bagasi belakang telah full terisi dengan perangkat car audio entertainment yang menyambung dari head unit AVT DoubleDin ke sebuah speaker depan Viva Logic lalu kebagian belakang yang ditempati oleh subwoofer Rockford Fosgate sebanyak 2 buah, power ampli Performa, capbank PCA 2F dan terintegrasi semuanya dengan kabel Harmoni. Rupanya tak hanaya sekadar TV besar saja yang ada, namun TV berdimensi 5” sebanyak 5 buah juga turut menempel dibagian consul box belakang tempat tersusunya piranti audio.

Perkiraan Arief ia cukup dalam merogoh kantung untuk modifikasinya ini, “kira-kira abis 300 jutaan kalo nga salah, lumayan banget tuuh,” ucapnya yang tetap belum puas dengan hasil yang telah ia dapatkan pada kendaraan ini, artinya pasti MPV Premium ini akan segera mendapat rombakan lagi dari Arief. So…. Kita tunggu aja deeh bareng-bareng kaya apa nanti jadinya ....


Data & Fakta :

Eksterior : Full bodi Kit Black Byson Design, Muffler DAD. Interior : Full Leather, stier DAD, Shift knob DAD, pedal Set DAD. Kaki-kaki : Pelek HRE 993/22”, Ban Toyo Proxes 265-30-22, supensi Air Runner 4 point. Audio System : AVT Double Din, Tv 7” 5 pcs, TV 3D 40”, Speaker depan Viva Logic, Subwoofer Fosgate 2 pcs, Power Ampilifier Performa, Capasitor bank PCA 2F, Peredam Auto Mat, PlayStation 3, Kabel Harmoni.
Teks/foto : *stanly/adhek